Perkuat Kapasitas Guru, Sekolah Guru Indonesia Helat Monev di Sumatra Barat
Sumatra Barat – Memastikan pelaksanaan program memberikan dampak, Sekolah Guru Indonesia (SGI) kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) SGI 51 di Kabupaten Solok, Sumatera Barat
Utari Akhir Gusti, Koordinator SGI, mengatakan jika kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif serta mampu memaksimalkan kompetensi bagi guru, kepala sekolah dan sekolah dampingan di wilayah tersebut. Utari menambahkan, di Monev juga dilakukan observasi progres pelaksanaan kegiatan, diskusi tantangan, dan masalah yang dihadapi fasilitator sebagai bahan pertimbangan untuk pelaksanaan program pada tahun mendatang.
Dalam pelaksanaannya, tim SGI melakukan beberapa kegiatan penting, antara lain monitoring performa fasilitator program dan proses pembinaan penerima manfaat, evaluasi implementasi ADAB Project di sekolah-sekolah dampingan, penilaian perangkat ajar dan observasi pembelajaran di sekolah mitra dampingan, wawancara dan testimoni dari guru, kepala sekolah, & siswa terkait dampak program; dan Focus Group Discussion (FGD) tindak lanjut bersama fasilitator wilayah.
Melalui kegiatan Monev, ujar Utari, SGI ingin memastikan setiap fasilitator, guru, dan sekolah dampingan terus mendapatkan pendampingan optimal agar transformasi pendidikan berjalan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Monev menjadi bagian dari komitmen SGI untuk terus memperkuat kapasitas guru, membangun kepemimpinan pendidikan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi antar pemangku kepentingan di daerah.
Dengan terlaksananya Monev di Sumatra Barat, diharapkan muncul inovasi pembelajaran dengan strategi ADAB Project yang semakin mengakar di lingkungan sekolah.